Kalau anda ingin sehat, sangat dianjurkan untuk meminum air murni yang bebas dari pencemaran.
Untuk mengukur tingkat kemurnian air, kita harus terlebih dahulu memahami istilah Total Dissloved Solid (TDS) yang berari jumlah padatan logam yang terlarut di dalam air yang diukur dengan satuan ppm (part per million) atau bagian per sejuta.
Semakin tinggi nilai ppm-nya berarti semakin tinggi pula tingkat pencemaran air yang sekaligus berarti semakin tidak aman untuk dikonsumsi. Air murni terdiri dari ≤3 ppm saja bila diukur dengan TDS meter.


Alat yang biasa digunakan untuk melakukan pengukuran tingkat pencemaran air adalah TDS meter yang dapat dibeli bebas di pasaran, yang bentuknya hampir sama panjang dengan pulpen dan besarnya lebih kecil dari pada telepon seluler. Bagian bawah alat ini dicelupkan ke dalam air setelah powernya diaktifkan, dan angka digital akan ditunjukkan pada monitor di bagian atas badan TDS meter. Angka yang muncul adalah angka satuan ppm yang merupakan nilai langsung tingkat pencemaran air.
Apabila angka yang ditunjukkan oleh monitor ≥ 4 ppm, berarti air sudah mengalami pencemaran, namun mungkin masih berada pada ambang batas toleransi kelayanakan minum. WHO menetapkan standar kemurnian air layak minum adalah maksimal 30 ppm saja. Lebih dari itu, sisa bahan pencemar air berupa logam-logam berat tidak dapat diuraikan oleh tubuh untuk dikeluarkan, akibatnya akan mengendap di seluruh organ vital kita seperti pada ginjal, pankreas, dinding pembuluh darah, dan lain-lain.
Penimbunan bahan-bahan an-organik pada air di organ vital kita lama-kelamaan akan menimbulkan persoalan dan akan berpotensi untuk menyebabkan berbagai penyakit, antara lain:
1. Penimbunan pada dinding pembuluh darah akan menyebabkan tersumbatnya sirkulasi darah sehingga akan menimbulkan rasa pegal dan kebas, dan tidak tertutup kemungkinan menjadi asam urat.
2. Penimbunan pada ginjal akan menyebabkan kencing batu atau penyakit batu ginjal.
3. Penimbunan pada empedu akanenyebabkan penyakit batu empedu.
4. Penimbunan pada mata akan menyebabkan mata katarak, dll.
Alat lain yang sering digunakan adalah elekrolisa yang juga dapat dibeli secara bebas di pasaran. Alat ini mirip dengan meja kecil dan menggunakan kabel sambungan listrik. Alat ini digunakan dengan menghidupkan mesinnya di atas air yang ingin diuji. 4 buah kaki alat akan dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air. Dalam hitungan satu hingga tiga menit, air yang telah tercemar akan berubah warna menunjukkan warna aslinya. Semakin buruk warna air yang diuji membuktikan semakin tinggi tingkat pencemarannya. Alat ini juga menunjukkan bahan pencemarnya dan dampaknya terhadap kesehatan tubuh kita.
Bagaimana dengan air minum anda sehari-hari?